Untuk pengalaman terbaik, bukaVeritaskdi desktop Anda.

Free Trial aktif — Akses penuh AIYU selama 7 hari, tanpa kartu kredit.

Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 21 Tahun 2017

Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 21 Tahun 2017 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 12 Tahun 2016 tentang Registrasi Pelanggan Jasa Telekomunikasi

Juga dikenal sebagai: Permenkominfo 21/2017 · Permenkominfo No. 21 Tahun 2017 · Permenkominfo Nomor 21 Tahun 2017

Status:
Tidak Berlaku
Tanggal Berlaku:18 Oktober 2017Tanggal Penetapan:18 Oktober 2017
Telekomunikasi & Dunia Digital

Informasi

TipePeraturan Menteri Komunikasi dan Informatika
TemaPerubahan Kedua atas Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 12 Tahun 2016 tentang Registrasi Pelanggan Jasa Telekomunikasi
LokasiKementerian Komunikasi dan Informatika
Tanggal Berlaku18 Oktober 2017
Tanggal Penetapan18 Oktober 2017
Tempat PenetapanJakarta

Peraturan ini mengubah: 1. Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 12 Tahun 2016 tentang Registrasi Pelanggan Jasa Telekomunikasi (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2016 Nomor 1135) sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 14 Tahun 2017 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 12 Tahun 2016 tentang Registrasi Pelanggan Jasa Telekomunikasi (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2017 Nomor 1219).

Peraturan Menteri ini mengubah beberapa ketentuan dalam Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 12 Tahun 2016 tentang Registrasi Pelanggan Jasa Telekomunikasi sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 14 Tahun 2017. Perubahan tersebut meliputi tahapan registrasi sendiri melalui layanan pesan singkat atau Pusat Kontak Layanan, di mana calon pelanggan prabayar harus mengirimkan NIK dan nomor Kartu Keluarga untuk validasi. Jika data tervalidasi, registrasi berhasil; jika tidak, diberikan kesempatan registrasi ulang maksimal 5 kali. Selain itu, terdapat perubahan pada tahapan registrasi melalui laman situs Penyelenggara Jasa Telekomunikasi, di mana calon pelanggan prabayar harus mengisi dan mengirimkan Nomor MSISDN, menerima kode otorisasi (One-Time Password), dan mengirimkan kembali kode otorisasi, NIK, dan nomor Kartu Keluarga untuk validasi. Proses registrasi dinyatakan berhasil jika data tervalidasi, dan diberikan kesempatan registrasi ulang maksimal 5 kali jika tidak. Lampiran terkait pernyataan data untuk registrasi juga diubah, mencakup Nama Lengkap, NIK, Tempat/Tanggal Lahir, Alamat Lengkap, dan Nomor Kartu Keluarga, dengan pernyataan tanggung jawab atas kebenaran data.

(-)

(-)