Peraturan Pemerintah ini bertujuan untuk menyempurnakan ketentuan mengenai gaji pokok Pimpinan dan Hakim Anggota Mahkamah Agung yang sebelumnya diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 10 Tahun 1985 dan perubahannya. Latar belakang perubahan ini adalah ketidaksesuaian gaji pokok yang lama dengan perkembangan keadaan saat ini. Ketentuan substansial dalam peraturan ini menetapkan besaran gaji pokok baru bagi Ketua, Wakil Ketua, Ketua Muda, dan Hakim Anggota Mahkamah Agung, dengan rincian sebagai berikut: Ketua Mahkamah Agung menerima Rp 5.000.000, Wakil Ketua Rp 4.580.000, Ketua Muda Rp 4.380.000, dan Hakim Anggota Rp 4.200.000. Gaji pokok ini berlaku mulai 1 Januari 2000.