For the best experience, openVeritaskon desktop.

Free Trial active — Full AIYU access for 7 days, no credit card required.

Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 119/PMK.07/2017

Peraturan Menteri Keuangan Nomor 119/PMK.07/2017 Tahun 2017 tentang Peta Kapasitas Fiskal Daerah

Also known as: PMK 119/PMK.07/2017 · PMK No. 119/PMK.07/2017

Status:
Inactive
Effective Date:31 Agustus 2017Publication Date:31 Agustus 2017
Anggaran Belanja Daerah

Information

TypePeraturan Menteri Keuangan
ThemePeta Kapasitas Fiskal Daerah
LocationKementerian Keuangan
Effective Date31 Agustus 2017
Publication Date31 Agustus 2017
Place of EnactmentJakarta

Peraturan ini mencabut: 1. Peraturan Menteri Keuangan Nomor 37/PMK.07/2016 tentang Peta Kapasitas Fiskal Daerah (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2016 Nomor 400).

Peraturan Menteri Keuangan ini menetapkan Peta Kapasitas Fiskal Daerah (KFD) yang digunakan sebagai gambaran kemampuan keuangan daerah. Peta KFD ini dikelompokkan berdasarkan indeks kapasitas fiskal daerah dan dapat digunakan untuk pengusulan Pemerintah Daerah sebagai penerima hibah, penilaian atas usulan pinjaman daerah, penentuan besaran dana pendamping, dan/atau hal lain yang diatur secara khusus dalam ketentuan peraturan perundang-undangan. Penyusunan Peta KFD dilakukan melalui dua tahap: penghitungan Kapasitas Fiskal Daerah provinsi dan kabupaten/kota, serta penghitungan indeks Kapasitas Fiskal Daerah. Penghitungan KFD didasarkan pada formula yang memperhitungkan pendapatan daerah (Pendapatan Asli Daerah, Dana Bagi Hasil, Dana Alokasi Umum, Dana Otonomi Khusus, Dana Keistimewaan DIY, Tunjangan Penghasilan Guru/Tambahan Penghasilan) dikurangi dengan pendapatan yang penggunaannya sudah ditentukan (Dana Transfer Khusus, Pajak Rokok yang Telah Ditentukan Penggunaannya, DBH Sumber Daya Alam yang Telah Ditentukan Penggunaannya, DBH Cukai Hasil Tembakau yang Telah Ditentukan Penggunaannya) dan belanja (Belanja Bagi Hasil, Belanja Bantuan Keuangan, Belanja Bunga, Belanja Pegawai). Indeks KFD dihitung dengan membagi Kapasitas Fiskal Daerah dengan rata-rata Kapasitas Fiskal Daerah seluruh daerah. Berdasarkan indeks tersebut, daerah dikelompokkan dalam lima kategori: sangat tinggi, tinggi, sedang, rendah, dan sangat rendah. Peta KFD untuk masing-masing daerah provinsi dan kabupaten/kota tercantum dalam Lampiran yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Peraturan Menteri ini.

(-)

(-)