Keputusan Presiden No. 94 Tahun 1962 ini dikeluarkan untuk menjamin pelaksanaan Program Kabinet Kerja dengan fokus pada perjuangan pembebasan Irian Barat. Keputusan ini menetapkan susunan baru dan regrouping Kabinet Kerja. Presiden Republik Indonesia bertindak sebagai Perdana Menteri dan Panglima Tertinggi Angkatan Perang. Ir. H. Djuanda ditunjuk sebagai Menteri Pertama. Kabinet ini dibagi menjadi beberapa bidang, termasuk Luar Negeri, Dalam Negeri, Pertahanan/Keamanan, Produksi, Distribusi, Keuangan, Kesedjahteraan Rakyat, dan Chucus. Setiap bidang memiliki koordinator dan menteri yang bertanggung jawab atas berbagai aspek pemerintahan, seperti pertanian, perindustrian, perdagangan, keuangan, dan kesejahteraan sosial. Keputusan ini juga menetapkan pimpinan lembaga-lembaga negara dengan kedudukan sebagai Wakil Menteri Pertama.