Peraturan Presiden ini menetapkan penyesuaian gaji dan pangkat Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia yang bertugas di Propinsi Irian Barat ke dalam sistem "P.G.P.N.-1961" dan "P.G.POL.-1961". Latar belakangnya adalah untuk menyelaraskan sistem penggajian di Irian Barat dengan propinsi lain di Indonesia, mengingat sebelumnya masih menggunakan peraturan gaji lama dari masa pemerintahan Belanda (B.L.N.N.G.-1957). Tujuan utama adalah untuk menyesuaikan gaji PNS dan anggota kepolisian di Irian Barat dengan sistem gaji nasional yang berlaku.
Ketentuan substansial meliputi:
1. Penyesuaian Gaji: PNS dan anggota kepolisian yang pada tanggal 31 Agustus 1963 digaji berdasarkan B.L.N.N.G.-1957, mulai 1 September 1963 akan menerima gaji berdasarkan P.G.P.N.-1961 dan P.G.POL.-1961.
2. Penetapan Golongan/Ruang Gaji: Golongan/ruang gaji ditetapkan berdasarkan lampiran yang sesuai dengan skala gaji B.L.N.N.G.-1957 yang bersangkutan.
3. Perhitungan Gaji Pokok: Gaji pokok dihitung dengan mengalikan gaji menurut B.L.N.N.G.-1957 dengan 185% dan dibulatkan ke atas. Jika tidak ada angka gaji yang sama, gaji pokok ditetapkan sebesar angka yang terdekat.
4. Masa Kerja Golongan: Masa kerja golongan ditetapkan sesuai dengan gaji pokok yang ditentukan.
5. Pangkat: PNS dan anggota kepolisian diangkat ke dalam pangkat umum, khusus, atau kepolisian yang bukan pangkat puncak.
6. Pembayaran Gaji: Pembayaran gaji dilakukan dalam mata uang Rupiah Irian Barat (I.B. Rp.) dengan perhitungan tertentu berdasarkan gaji pokok, tunjangan anak, dan tunjangan kemahalan daerah.