Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 1958 bertujuan untuk memberikan sokongan kepada sekolah nasional partikelir guna memajukan pendidikan nasional. Sokongan ini diberikan dalam bentuk sumbangan, bantuan, atau subsidi, tergantung pada kondisi keuangan dan kemajuan sekolah. Sekolah yang memenuhi syarat dapat menerima sokongan yang dibebankan pada anggaran negara. Syarat utama untuk menerima sokongan adalah bahwa sekolah harus didirikan oleh badan yang teratur dan tidak bersifat komersial, serta harus memenuhi standar pendidikan yang ditetapkan oleh pemerintah. Selain itu, sekolah harus memberikan kebebasan beragama kepada murid dan tenaga pengajarnya. Peraturan ini juga mengatur tata cara pemberian sokongan, termasuk penetapan jumlah sokongan dan syarat-syarat yang harus dipenuhi oleh sekolah penerima.