Undang-undang ini menetapkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 1963. Tujuannya adalah untuk mengatur penerimaan dan pengeluaran negara selama tahun anggaran tersebut. Berdasarkan perkiraan, pendapatan negara tahun 1963 mencapai Rp. 271.030.413.700,- yang terdiri dari penerimaan biasa dan luar biasa. Sementara itu, belanja negara diperkirakan sebesar Rp. 305.624.769.400,- yang mencakup pengeluaran rutin dan pembangunan. Undang-undang ini juga menyatakan bahwa ketentuan dalam Undang-undang Perbendaharaan Negara yang bertentangan dengan undang-undang ini tidak berlaku lagi. Undang-undang ini berlaku surut mulai 1 Januari 1963.