Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2009 ini bertujuan untuk mengatur pengecualian bantuan atau sumbangan, termasuk zakat dan sumbangan keagamaan yang sifatnya wajib, dari objek Pajak Penghasilan. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan iman dan takwa para pemeluk agama serta memberikan perlakuan yang sama bagi setiap pemeluk agama di Indonesia. Bantuan atau sumbangan yang dikecualikan adalah yang tidak memiliki hubungan dengan usaha, pekerjaan, kepemilikan, atau penguasaan antara pihak-pihak yang bersangkutan. Zakat yang dikecualikan adalah yang diterima oleh badan amil zakat atau lembaga amil zakat yang disahkan oleh Pemerintah, serta penerima zakat yang berhak. Sumbangan keagamaan yang dikecualikan adalah yang diterima oleh lembaga keagamaan yang disahkan oleh Pemerintah dan penerima sumbangan yang berhak. Bantuan atau sumbangan dapat berupa uang atau barang kepada orang pribadi atau badan.