For the best experience, openVeritaskon desktop.

Free Trial active — Full AIYU access for 7 days, no credit card required.

Undang-undang (UU) No. 50 Tahun 1954

Undang-undang (UU) Nomor 50 Tahun 1954 tentang Penetapan Bagian X (Kementrian Pendidikan, Pengajaran dan Kebudayaan) dari Anggaran Republik Indonesia Untuk Tahun-Tahun Dinas 1952 dan 1953

Also known as: UU 50/1954 · UU No. 50 Tahun 1954 · UU Nomor 50 Tahun 1954

Status:
Active
Effective Date:1 Januari 1952Publication Date:29 November 1954
KebudayaanPendidikanAnggaran Belanja Negara

Information

TypeUndang-undang (UU)
ThemePenetapan Bagian X (Kementrian Pendidikan, Pengajaran dan Kebudayaan) dari Anggaran Republik Indonesia Untuk Tahun-Tahun Dinas 1952 dan 1953
LocationPemerintah Pusat
Effective Date01 Januari 1952
Publication Date29 November 1954
Place of EnactmentJakarta

(-)

Undang-Undang ini menetapkan Bagian X (Kementerian Pendidikan, Pengajaran dan Kebudayaan) dari anggaran Republik Indonesia untuk tahun-tahun dinas 1952 dan 1953. Anggaran tersebut mencakup berbagai pengeluaran dan penerimaan yang terkait dengan operasional kementerian dan berbagai lembaga pendidikan di bawahnya.

Pengeluaran:

Anggaran pengeluaran meliputi berbagai bidang, termasuk:

  • Kementerian dan Pengeluaran Umum
  • Perpustakaan Negara
  • Perguruan Tinggi
  • Jawatan Pengajaran
  • Kursus-kursus
  • Pendidikan Guru
  • Sekolah Menengah Umum
  • Pengajaran Teknik
  • Pengajaran Perekonomian
  • Pengajaran Kewanitaan
  • Sekolah Pendidikan Kemasyarakatan
  • Sekolah Menengah Pamong Praja
  • Sekolah Rendah Latihan
  • Tunjangan kepada Sekolah-sekolah Partikelir, Asrama-asrama Partikelir dan Murid-murid Sekolah Lanjutan
  • Jawatan Pendidikan Masyarakat
  • Kursus Penilik Pendidikan Masyarakat
  • Pemberantasan Buta Huruf
  • Perpustakaan Rakyat
  • Kursus Pengetahuan Umum
  • Urusan Pemuda, Kepanduan dan Olahraga
  • Jawatan Kebudayaan
  • Urusan Kesenian
  • Perguruan Tinggi Kesenian
  • Perguruan Kesenian
  • Urusan Purbakala
  • Arsip Negara
  • Bagian Bahasa
  • Tunjangan kepada Lembaga Kebudayaan dan sebagainya, tunjangan kepada museum dan Lembaga Pengetahuan, dan sumbangan untuk penerbitan buku-buku pengetahuan
  • Jawatan Perlengkapan dan Bangunan
  • Pengeluaran tak tersangka

Penerimaan:

Penerimaan berasal dari berbagai sumber, termasuk:

  • Pusat Kementerian Pendidikan, Pengajaran dan Kebudayaan dan Pengeluaran Umum (Pembayaran kembali persekot gaji, uang ujian, dll.)
  • Perguruan Tinggi (Uang kuliah, uang asrama, dll.)
  • Kursus-kursus (Uang kursus)
  • Pendidikan Guru (Uang sekolah, pendapatan uang asrama, dll.)
  • Sekolah Menengah Umum (Uang sekolah)
  • Pengajaran Teknik (Uang sekolah)
  • Pengajaran Perekonomian (Uang sekolah)
  • Pengajaran Kewanitaan (Uang sekolah, pendapatan penjualan barang kerajinan)
  • Sekolah Pendidikan Kemasyarakatan (Uang sekolah)
  • Sekolah Menengah Pamong Praja (Uang sekolah)
  • Sekolah Rendah Latihan (Uang sekolah)
  • Jawatan Pendidikan Masyarakat (Sumbangan)
  • Kursus Penilik Pendidikan Masyarakat (Uang kursus, uang asrama)
  • Pemberantasan Buta Huruf (Pendapatan penjualan alat pelajaran dan iklan)
  • Perpustakaan Rakyat (Pembayaran uang persekot, penjualan majalah)
  • Kursus Pengetahuan Umum (Iuran kursus)
  • Urusan Pemuda, Kepanduan dan Olahraga (Pendapatan penjualan alat olahraga)
  • Jawatan Kebudayaan (Uang penggantian pertunjukan, penjualan alat kesenian)
  • Perguruan Tinggi Kesenian (Uang kuliah, penjualan buku dan alat kesenian)
  • Perguruan Kesenian (Uang kursus, penjualan buku dan majalah)
  • Urusan Purbakala (Biaya melihat candi)
  • Balai Bahasa (Uang kursus, penjualan majalah dan buku, pendapatan iklan, honorarium terjemahan)
  • Jawatan Perlengkapan dan Bangunan (Penjualan buku dan alat pelajaran)
  • Percetakan (Penjualan buku dan majalah, pembayaran pesanan)
  • Sewa Gedung-gedung oleh Pihak Ketiga (Uang sewa)
  • Penerimaan Lain-lain (Penjualan barang yang dapat dipakai atau tidak dapat dipakai)

(-)

(-)