Peraturan Daerah ini menetapkan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Bekasi untuk periode 2011-2031. Tujuan utama RTRW adalah mewujudkan Kota Bekasi sebagai tempat hunian dan usaha kreatif yang nyaman dengan peningkatan kualitas lingkungan hidup yang berkelanjutan.
Kebijakan penataan ruang wilayah meliputi:
- Pengembangan sistem pusat pelayanan kota yang mendukung fungsi Kota Bekasi sebagai Pusat Kegiatan Nasional (PKN).
- Pengembangan sistem transportasi yang terintegrasi dengan sistem transportasi Jabodetabek.
- Pengembangan sistem jaringan air minum, persampahan, air limbah, drainase, energi gas, dan telekomunikasi yang terpadu.
- Pengembangan kawasan lindung untuk konservasi alam dan budaya lokal.
- Perwujudan ruang terbuka hijau (RTH) kota sebesar 30% dari luas wilayah.
- Pengembangan kawasan permukiman terstruktur, kawasan industri terpadu, kawasan perdagangan dan jasa, serta kawasan wisata edukasi, olahraga, dan budaya.
- Penetapan kawasan strategis kota dengan fungsi khusus.
Strategi penataan ruang wilayah mencakup:
- Penciptaan keserasian penataan dan pengembangan pusat pelayanan.
- Peningkatan aksesibilitas transportasi dan pengembangan transportasi umum massal.
- Peningkatan kualitas dan kapasitas jaringan air minum.
- Pengembangan sistem pengelolaan persampahan dan air limbah berbasis teknologi terkini.
- Pembangunan dan peningkatan fungsi situ sebagai daerah penampungan air.
- Peningkatan kualitas dan jangkauan pelayanan listrik, gas, dan telekomunikasi.
- Penetapan dan pengelolaan kawasan perlindungan setempat.
- Perluasan RTH melalui konsolidasi lahan dan revitalisasi.
- Pengembangan kawasan perumahan berdasarkan kepadatan dan pola hunian vertikal.
- Pengembangan kawasan industri dengan konsep produksi bersih.
- Pengaturan hirarki dan distribusi wilayah pelayanan perdagangan dan jasa.
- Pembentukan kawasan pariwisata dengan karakter atraksi utama.
- Pengendalian pemanfaatan lahan di sekitar kawasan pertambangan gas.
- Penetapan sudut kepentingan ekonomi dan pendayagunaan sumber daya alam dan teknologi tinggi.