Peraturan Menteri ini mengatur tentang tata cara penetapan Hak Pengelolaan (HPL) dan Hak Atas Tanah (HAT). Latar belakangnya adalah untuk melaksanakan ketentuan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2021. Tujuan dari peraturan ini adalah untuk memberikan kepastian hukum dan kejelasan prosedur dalam penetapan HPL dan HAT.
Ketentuan substansial dalam peraturan ini meliputi:
1. **Perolehan Tanah:** Mengatur sumber-sumber tanah yang dapat dijadikan dasar permohonan HPL dan HAT, termasuk Tanah Negara, Tanah Hak, Tanah Ulayat, dan kawasan hutan negara. Dijelaskan pula mengenai perolehan tanah dari berbagai sumber seperti Reklamasi, Tanah Telantar, dan pelepasan kawasan hutan.
2. **Persyaratan Permohonan:** Menetapkan persyaratan yang harus dipenuhi oleh pemohon HPL dan HAT, termasuk dokumen identitas, bukti kepemilikan tanah, KKPR, dan dokumen perencanaan.
3. **Tata Cara Penetapan HPL:** Mengatur prosedur penetapan HPL, termasuk pemeriksaan tanah oleh Panitia A, penyampaian berkas permohonan, dan penerbitan keputusan oleh Menteri.
4. **Tata Cara Pemberian HAT:** Mengatur prosedur pemberian Hak Milik (HM), Hak Guna Usaha (HGU), Hak Guna Bangunan (HGB), dan Hak Pakai (HP), termasuk persyaratan, pemeriksaan tanah, dan penerbitan keputusan oleh pejabat yang berwenang.
5. **Pemanfaatan Tanah HPL:** Mengatur pemanfaatan tanah HPL, termasuk pemberian HAT di atas HPL berdasarkan perjanjian pemanfaatan tanah.
6. **Peralihan dan Pelepasan Hak:** Mengatur tata cara izin peralihan HAT dan pelepasan HAT atau HPL menjadi Tanah Negara.