on desktop.Free Trial active — Full AIYU access for 7 days, no credit card required.
Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Nunukan Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Daerah Kabupaten Nunukan Nomor 18 Tahun 2002 Tentang Perusahaan Daerah Air Minum Kabupaten Nunukan
Also known as: Perda Kabupaten Nunukan 7/2014 · Perda Kabupaten Nunukan No. 7 Tahun 2014 · Perda Kabupaten Nunukan Nomor 7 Tahun 2014
Peraturan Daerah ini mengubah beberapa ketentuan dalam Peraturan Daerah Kabupaten Nunukan Nomor 18 Tahun 2002 tentang Perusahaan Daerah Air Minum Kabupaten Nunukan. Perubahan tersebut meliputi penghapusan ketentuan Pasal 8 ayat (1) huruf a dan perubahan huruf b mengenai modal dasar PDAM yang berasal dari pengalihan aset Perusahaan Daerah Air Minum Kabupaten Bulungan. Selain itu, dilakukan perubahan pada Pasal 16 mengenai penetapan tarif oleh Bupati berdasarkan usulan direksi setelah disetujui oleh Dewan Pengawas, dengan mempertimbangkan mutu pelayanan, pemulihan biaya, dan target pengembangan tingkat pelayanan. Usulan tarif harus dikonsultasikan dengan pelanggan dan diajukan kepada Bupati melalui Badan Pengawas.
Disisipkan pula Pasal 16A mengenai penyesuaian tarif tahunan dengan formula indeksasi yang memperhitungkan nilai indeks inflasi tahunan, beban bunga pinjaman, dan/atau parameter lain sesuai kontrak perjanjian kerjasama. Pasal 16B mengatur peninjauan tarif secara periodik yang dapat dilakukan dalam keadaan luar biasa atau paling lambat 5 (lima) tahun sekali. Ketentuan Pasal 26A ditambah dengan ayat (2) yang menyatakan bahwa segala bentuk penyertaan/penambahan modal yang telah dilakukan sebelum diundangkan Peraturan Daerah ini dinyatakan sebagai Penambahan Modal Perusahaan. Selain itu, ketentuan Pasal 23 ayat (2) tidak berlaku apabila cakupan pelayanan PDAM belum mencapai 80% dari jumlah penduduk dalam wilayah administratif Daerah Kabupaten Nunukan dan 60% di wilayah pedesaan sampai dengan Tahun 2015, dan setoran laba bagi hasil secara keseluruhan oleh PDAM dipergunakan untuk keperluan investasi kembali.