Peraturan Daerah ini mengatur tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Sulawesi Barat Tahun Anggaran 2022.
Latar Belakang dan Tujuan: Peraturan ini dibentuk untuk melaksanakan ketentuan Pasal 3 ayat (3) Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara dan Pasal 23 ayat (4) Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah.
Ketentuan Substansial:
- Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah:
- APBD Tahun Anggaran 2022 bertambah sebesar Rp44.762.360.505,00 sehingga menjadi Rp1.871.839.796.940,00.
- Anggaran pendapatan daerah bertambah sebesar Rp44.762.360.505,00 sehingga menjadi Rp1.871.839.796.940,00.
- Anggaran belanja daerah bertambah sebesar Rp166.484.623.391,00 sehingga menjadi Rp2.182.147.563.986,00.
- Terdapat defisit anggaran sebesar Rp310.307.767.046,00.
- Penerimaan pembiayaan daerah bertambah sebesar Rp121.722.262.886,00 sehingga menjadi Rp365.969.587.736,00.
- Pengeluaran pembiayaan tetap sebesar Rp55.661.820.690,00.
- Pembiayaan Netto bertambah sebesar Rp121.722.262.886,00 sehingga menjadi Rp310.307.767.046,00.
- Pendapatan Asli Daerah (PAD):
- PAD bertambah sebesar Rp26.340.558.022,00 sehingga menjadi Rp428.261.986.457,00.
- Pajak Daerah bertambah sebesar Rp14.327.577.538,00 sehingga menjadi Rp351.622.443.842,00.
- Retribusi Daerah bertambah sebesar Rp624.340.000,00 sehingga menjadi Rp4.366.340.000,00.
- Lain-lain Pendapatan Asli Daerah Yang Sah bertambah sebesar Rp11.388.640.484,00 sehingga menjadi Rp59.405.954.822,00.
- Pendapatan Transfer:
- Pendapatan transfer bertambah sebesar Rp18.421.802.483,00 sehingga menjadi Rp1.442.235.810.483,00.
- Transfer Pemerintah Pusat bertambah sebesar Rp18.421.802.483,00 sehingga menjadi Rp1.442.235.810.483,00.
- Belanja Daerah:
- Belanja Operasi bertambah sebesar Rp15.296.955.260,00 sehingga menjadi Rp1.377.690.444.496,00.
- Belanja Modal bertambah sebesar Rp167.623.854.054,00 sehingga menjadi Rp575.559.818.273,00.
- Belanja Tidak Terduga berkurang sebesar Rp6.918.350.920,00 sehingga menjadi Rp3.866.947.224,00.
- Belanja Transfer berkurang sebesar Rp9.517.853.003,00 sehingga menjadi Rp225.030.353.993,00.
- Pembiayaan Daerah:
- SiLPA tahun sebelumnya berkurang sebesar Rp4.402.082.720,00 sehingga menjadi Rp170.299.649.601,00.
- Penerimaan pinjaman daerah bertambah sebesar Rp126.124.345.606,00 sehingga menjadi Rp195.669.938.135,00.
Peraturan ini juga mengatur mengenai pengeluaran dalam keadaan darurat atau keperluan mendesak yang dapat dilakukan dengan Peraturan Gubernur.