Peraturan Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika ini mengatur pengelolaan rumah negara di lingkungan BMKG. Pengelolaan tersebut meliputi pengadaan, pendaftaran dan penetapan status, penghunian, pengalihan status, penghapusan, pengalihan hak, sewa, serta pengawasan dan pengendalian. Pengadaan rumah negara dapat dilakukan melalui pembangunan, pembelian, tukar menukar, hibah, atau perolehan lain yang sah. Pendaftaran rumah negara dilakukan oleh Kepala Biro Umum atau Kepala UPT. Status rumah negara (Golongan I dan II) ditetapkan oleh Kepala Badan atau Sekretaris Utama. Penghunian rumah negara Golongan I dan II memerlukan izin dari Kepala Badan atau Sekretaris Utama dan Kepala UPT, dengan mempertimbangkan kriteria kedinasan dan faktor sosial. Rumah negara Golongan I dapat dialihkan statusnya menjadi Golongan II atau sebaliknya. Rumah negara Golongan II dapat dialihkan menjadi Golongan III setelah memenuhi persyaratan tertentu. Penghapusan rumah negara dilaksanakan oleh Kepala Badan sesuai peraturan perundang-undangan. Pengalihan hak hanya dapat dilakukan terhadap rumah negara Golongan III. Penghuni rumah negara wajib membayar sewa, memelihara rumah, dan membayar biaya-biaya terkait penggunaan. Pengawasan dan pengendalian dilakukan oleh Kepala Biro Umum dan Kepala UPT.