Peraturan Daerah ini menetapkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Lamandau Tahun Anggaran 2021. APBD ini mencakup pendapatan daerah sebesar Rp. 793.430.875.420,-, belanja daerah sebesar Rp. 830.052.413.152,-, yang mengakibatkan defisit sebesar Rp. (36.621.537.732,-). Defisit ini kemudian ditutupi dengan pembiayaan daerah, yang terdiri dari penerimaan sebesar Rp. 71.063.166.140,- dan pengeluaran sebesar Rp. 9.100.000.000,-, sehingga menghasilkan pembiayaan netto sebesar Rp. 61.963.166.140,- dan sisa lebih pembiayaan anggaran tahun berkenaan sebesar Rp. 25.341.628.408. Pendapatan daerah bersumber dari Pendapatan Asli Daerah (PAD), pendapatan transfer, dan lain-lain pendapatan daerah yang sah. Belanja daerah dialokasikan untuk belanja operasi, belanja modal, belanja transfer, dan belanja tidak terduga. Pembiayaan daerah meliputi penerimaan dari sisa lebih perhitungan anggaran tahun sebelumnya dan penyertaan modal daerah.