Peraturan Daerah ini mengatur tentang penyertaan modal daerah oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Sijunjung kepada Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Latar belakangnya adalah untuk meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan perekonomian daerah, meningkatkan sumber pendapatan asli daerah, dan meningkatkan pelayanan publik. Tujuan penyertaan modal adalah untuk meningkatkan pendapatan daerah, pertumbuhan perekonomian daerah, penyerapan tenaga kerja, kesejahteraan masyarakat, serta pertumbuhan dan perkembangan Bank Nagari, Perumda Kinantan, dan Perumda Air Minum Tirta Sanjung Buana.
Ketentuan substansial meliputi:
1. Penyertaan modal daerah dilakukan kepada Bank Nagari, Perumda Kinantan, dan Perumda Air Minum Tirta Sanjung Buana.
2. Penambahan penyertaan modal kepada Bank Nagari sebesar Rp55.000.000.000,00 (lima puluh lima milyar rupiah), sehingga total penyertaan modal menjadi Rp156.145.000.000,00.
3. Penambahan penyertaan modal kepada Perumda Kinantan sebesar Rp2.675.000.000,00 (dua milyar enam ratus tujuh puluh lima juta rupiah), sehingga total penyertaan modal menjadi Rp10.798.000.000,00.
4. Penambahan penyertaan modal kepada Perumda Air Minum Tirta Sanjung Buana sebesar Rp27.154.016.000,00 (dua puluh tujuh milyar seratus lima puluh empat juta enam belas ribu rupiah), sehingga total penyertaan modal menjadi Rp48.244.290.000,00.
5. Penyertaan modal dianggarkan dalam APBD dan dilaksanakan bertahap sesuai kemampuan keuangan daerah.
6. Penyertaan modal dapat berupa uang dan/atau barang milik daerah yang dinilai sesuai nilai riil.