Peraturan Daerah ini mengubah Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Binjai Tahun Anggaran 2018. Perubahan tersebut meliputi peningkatan pendapatan daerah sebesar Rp. 67.940.564.340,16 sehingga total pendapatan menjadi Rp 1.016.120.996.332,16. Belanja daerah juga mengalami peningkatan sebesar Rp. 84.994.711.771,00 sehingga total belanja menjadi Rp.1.046.851.759.770,00, yang mengakibatkan defisit setelah perubahan menjadi Rp. (30.730.763.437,84). Pembiayaan daerah juga mengalami perubahan, dengan penerimaan bertambah sebesar Rp. 20.036.489.489,84 sehingga total penerimaan menjadi Rp. 38.803.105.496,84, dan pengeluaran bertambah sebesar Rp. 2.982.342.059,00 sehingga total pengeluaran menjadi Rp. 8.072.342.059,00. Perubahan ini mencakup penyesuaian pada Pendapatan Asli Daerah (PAD), Dana Perimbangan, dan lain-lain pendapatan daerah yang sah. Selain itu, terdapat perubahan pada belanja tidak langsung dan belanja langsung, serta pembiayaan daerah yang meliputi SILPA tahun anggaran sebelumnya dan penyertaan modal pemerintah daerah. Dalam keadaan darurat, Pemerintah Kota Binjai dapat melakukan pengeluaran yang belum tersedia anggarannya, yang akan dilaporkan dalam Laporan Realisasi Anggaran.