Untuk pengalaman terbaik, bukaVeritaskdi desktop Anda.

Free Trial aktif — Akses penuh AIYU selama 7 hari, tanpa kartu kredit.

Peraturan Menteri Pertahanan Nomor 24 Tahun 2016

Peraturan Menteri Pertahanan Nomor 24 Tahun 2016 tentang Beasiswa kepada Taruna/Taruni Akademi Tentara Nasional Indonesia untuk Mengikuti Pendidikan Akademi Militer di Luar Negeri

Juga dikenal sebagai: Permenhan 24/2016 · Permenhan No. 24 Tahun 2016 · Permenhan Nomor 24 Tahun 2016

Status:
Berlaku
Tanggal Berlaku:26 Agustus 2016Tanggal Penetapan:15 Juni 2016
Sistem Pendidikan NasionalPertahanan & Keamanan Negara

Informasi

TipePeraturan Menteri Pertahanan
TemaBeasiswa kepada Taruna/Taruni Akademi Tentara Nasional Indonesia untuk Mengikuti Pendidikan Akademi Militer di Luar Negeri
LokasiKementerian Pertahanan
Tanggal Berlaku26 Agustus 2016
Tanggal Penetapan15 Juni 2016
Tempat PenetapanJakarta

Peraturan ini mencabut: 1. Peraturan Menteri Pertahanan Nomor 48 Tahun 2012 tentang Pemberian Beasiswa Kepada Taruna/Taruni Akademi Tentara Nasional Indonesia untuk Mengikuti Pendidikan Akademi Militer di luar negeri

Peraturan ini bertujuan untuk memberikan beasiswa kepada Taruna/Taruni Akademi Tentara Nasional Indonesia guna mengikuti pendidikan di Akademi Militer luar negeri. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas personel TNI dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi. Beasiswa diberikan kepada Taruna/Taruni yang telah menyelesaikan pendidikan dasar keprajuritan dan dasar golongan Perwira. Proses seleksi dilakukan oleh Kementerian Pertahanan dan negara penyelenggara pendidikan. Persyaratan penerima beasiswa meliputi kelulusan tes kesehatan, psikologi, dan bahasa asing, serta memenuhi persyaratan administrasi dan negara penyelenggara. Kewenangan dalam pemberian beasiswa diatur mulai dari Menteri hingga Atase Pertahanan di negara penyelenggara pendidikan.

(-)

  • Penerima Beasiswa yang tidak mampu dalam bidang akademis, kesehatan, atau mental sehingga tidak dapat melanjutkan pendidikan atau tidak lulus, dikembalikan ke Indonesia pada kesempatan pertama.