Peraturan Daerah ini mengubah Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Sambas Tahun Anggaran 2011. Perubahan ini meliputi pendapatan daerah yang semula Rp 768.406.254.657,95 menjadi Rp 828.581.993.512,95 setelah bertambah Rp 60.175.738.855,00. Belanja daerah juga mengalami perubahan, dari Rp 830.103.436.656,95 menjadi Rp 870.835.485.397,70 setelah bertambah Rp 40.732.048.740,75, sehingga terdapat defisit setelah perubahan sebesar Rp -42.253.491.884,75. Pembiayaan daerah juga mengalami perubahan, dengan penerimaan yang semula Rp 85.966.185.872,00 menjadi Rp 62.253.491.884,75 setelah berkurang Rp -23.712.693.987,25, dan pengeluaran yang semula Rp 24.269.003.873,00 menjadi Rp 20.000.000.000,00 setelah berkurang Rp -4.269.003.873,00. Jumlah pembiayaan neto setelah perubahan adalah Rp 42.253.491.884,75, sehingga sisa lebih pembiayaan anggaran setelah perubahan menjadi Rp 0,00. Perubahan ini mencakup pendapatan asli daerah, dana perimbangan, dan lain-lain pendapatan daerah yang sah. Belanja daerah terdiri dari belanja tidak langsung dan belanja langsung. Pembiayaan daerah mencakup penerimaan dan pengeluaran.