Untuk pengalaman terbaik, bukaVeritaskdi desktop Anda.

Free Trial aktif — Akses penuh AIYU selama 7 hari, tanpa kartu kredit.

Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 26 Tahun 2011

Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 26 Tahun 2011 tentang Pedoman Perhitungan Jumlah Kebutuhan Pegawai Negeri Sipil Untuk Daerah

Juga dikenal sebagai: Permen PANRB 26/2011 · Permen PANRB No. 26 Tahun 2011 · Permen PANRB Nomor 26 Tahun 2011

Status:
Berlaku
Tanggal Berlaku:10 Mei 2011Tanggal Penetapan:10 Mei 2011
Aparatur Sipil NegaraStandar & Pedoman Teknis

Informasi

TipePeraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi
TemaPedoman Perhitungan Jumlah Kebutuhan Pegawai Negeri Sipil Untuk Daerah
LokasiKementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi
Tanggal Berlaku10 Mei 2011
Tanggal Penetapan10 Mei 2011
Tempat PenetapanJakarta

Peraturan ini mencabut Peraturan Pemerintah Nomor 97 Tahun 2000 tentang Formasi Pegawai Negeri Sipil sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 54 Tahun 2003 dan Keputusan Menteri Negara PAN Nomor: KEP75/M.PAN/7/2004 tentang Pedoman Perhitungan Kebutuhan Pegawai Berdasarkan Beban Kerja Dalam Rangka Penyusunan Formasi Pegawai Negeri Sipil.

Peraturan Menteri ini menetapkan pedoman perhitungan jumlah kebutuhan Pegawai Negeri Sipil (PNS) untuk daerah. Pedoman ini ditujukan sebagai acuan bagi Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, serta Pemerintah Daerah Provinsi, Kabupaten/Kota dalam merumuskan jumlah kebutuhan pegawai yang tepat sesuai kebutuhan riil organisasi berdasarkan karakteristik dan kondisi daerah.

Latar Belakang dan Tujuan:

Latar belakang penetapan pedoman ini adalah adanya kecenderungan peningkatan usulan kebutuhan pegawai setiap tahunnya dengan alasan karakteristik dan kondisi daerah, meskipun persentase belanja pegawai dalam APBD lebih besar dibandingkan belanja publik. Tujuan dari pedoman ini adalah agar Pejabat Pembina Kepegawaian dan pengelola kepegawaian dapat mengetahui dan menentukan jumlah pegawai yang tepat, memperoleh jumlah pegawai yang tepat dalam rangka penyelenggaraan pemerintah yang lebih efektif dan efisien, serta agar Kementerian PANRB dapat menentukan kebijakan pemenuhan pegawai secara lebih tepat dan akurat.

Ketentuan Substansial:

Pedoman ini mencakup langkah-langkah perumusan jumlah pegawai, yang meliputi pengumpulan data (data SKPD, sekolah negeri, sarana pelayanan kesehatan, data monografi daerah, dan potensi pengembangan daerah), perhitungan jumlah kebutuhan pegawai (jumlah pejabat struktural, jabatan fungsional yang tidak memberikan pelayanan langsung, jabatan fungsional yang memberikan pelayanan langsung, tenaga guru, tenaga kesehatan, dan Sekretaris Desa), serta evaluasi berdasarkan hasil perhitungan dan perumusan jumlah pegawai.

Peraturan ini juga membentuk Tim Perumusan Jumlah Kebutuhan Pegawai di Daerah, yang terdiri dari Tim Pusat, Tim Provinsi, dan Tim Kabupaten/Kota, dengan tugas masing-masing yang telah ditetapkan. Penanggung jawab pelaksanaan pedoman ini adalah Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian PANRB.

(-)

(-)