Peraturan Daerah Kabupaten Gresik Nomor 18 Tahun 2020 tentang Penanggulangan Penyakit Menular bertujuan untuk melindungi masyarakat dari penularan penyakit, menurunkan angka kesakitan, kecacatan, dan kematian akibat penyakit menular, serta mengurangi dampak sosial, budaya, dan ekonomi akibat penyakit menular. Penyelenggaraan penanggulangan penyakit menular dilakukan oleh Pemerintah Daerah, Pemerintah Desa, swasta, BUMD, BUMN bersama masyarakat secara terintegrasi melalui upaya promotif, preventif, kuratif, rehabilitatif, dan paliatif. Peraturan ini mengatur kelompok dan jenis penyakit menular berdasarkan cara penularannya, yaitu menular langsung dan penyakit tular vektor dan zoonosis. Upaya penanggulangan meliputi promosi kesehatan, pencegahan (surveilans epidemiologi, imunisasi, pemberian obat pencegahan, penemuan kasus proaktif, penanganan kasus, pengendalian infeksi, sanitasi, pengelolaan sampah, pengendalian polusi), pengobatan dan perawatan, rehabilitasi, dan paliatif. Pendanaan bersumber dari APBN, APBD, dan sumber lain yang sah. Koordinasi, jejaring kerja, dan kemitraan dibangun dengan berbagai pihak. Masyarakat berperan aktif dalam penanggulangan. Pemerintah Daerah melakukan penelitian dan pengembangan, pemantauan dan evaluasi, serta pencatatan dan pelaporan. Pembinaan dan pengawasan dilakukan untuk mencegah risiko kesehatan yang lebih buruk. Peraturan ini juga mengatur larangan terkait penghambatan penanggulangan penyakit menular, pemasukan hewan pembawa penyakit, penjualan hewan yang terjangkit penyakit, dan pembiaran/tidak melaporkan adanya penderita penyakit berpotensi wabah.