Peraturan Daerah ini menetapkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bogor untuk Tahun Anggaran 2023. APBD terdiri dari pendapatan daerah sebesar Rp8.549.986.694.820,00, belanja daerah sebesar Rp9.192.814.361.779,00, yang mengakibatkan defisit sebesar Rp(642.827.666.959,00), serta pembiayaan daerah dengan penerimaan sebesar Rp792.827.666.959,00 dan pengeluaran sebesar Rp150.000.000.000,00.
Pendapatan daerah bersumber dari pendapatan asli daerah, pendapatan transfer, dan lain-lain pendapatan daerah yang sah. Belanja daerah dialokasikan untuk belanja operasi, belanja modal, belanja tidak terduga, dan belanja transfer. Pembiayaan daerah meliputi penerimaan dari sisa lebih perhitungan anggaran tahun sebelumnya dan pengeluaran untuk pembentukan dana cadangan serta penyertaan modal daerah.
APBD ini dijabarkan lebih lanjut dalam lampiran-lampiran yang mencakup ringkasan APBD, rincian menurut urusan pemerintahan daerah dan organisasi, rekapitulasi belanja, sinkronisasi program, daftar pegawai, piutang daerah, penyertaan modal, aset tetap, kegiatan tahun jamak, dana cadangan, dan pinjaman daerah. Pemerintah Daerah dapat melakukan pengeluaran dalam keadaan darurat atau keperluan mendesak yang belum dianggarkan, dengan mekanisme perubahan Peraturan Bupati tentang Penjabaran APBD dan pemberitahuan kepada DPRD.