Peraturan Daerah ini mengubah Pasal 9 ayat (2) dari Peraturan Daerah Provinsi Sumatera Selatan Nomor 30 Tahun 2001 tentang Retribusi Izin Usaha Perikanan. Perubahan ini berkaitan dengan besaran retribusi izin usaha perikanan yang didasarkan pada jenis, ukuran, dan jumlah kapal, serta jenis alat tangkap yang digunakan untuk usaha penangkapan. Besaran retribusi ditetapkan berdasarkan rumusan tarif per gross tonnage (GT) dikalikan dengan ukuran kapal menurut jenis alat tangkap ikan yang digunakan. Tabel tarif retribusi per GT untuk berbagai jenis alat tangkap seperti Purse sein/Payang, Jaring Ingsang, Sondong, Squid Jigging, Bubu, Pancing Rawai Dasar, alat tangkap lainnya, Kapal Pengangkut Ikan, Kapal Penangkap & Pengangkut Ikan, Tuguk/triman/bagan, dan Izin Usaha Perikanan (IUP) juga diatur dalam perubahan ini. Selain itu, retribusi hasil perikanan yang terutang ditetapkan sebesar 2,5% dikalikan produksi dikalikan harga standar ikan dan dipungut pada saat wajib bayar memperoleh atau memperpanjang SPI, SIKPII dan SIKPPII.