Peraturan Daerah ini mengubah Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Surabaya Tahun Anggaran 2013. Perubahan tersebut meliputi peningkatan pada sisi pendapatan daerah sebesar Rp. 162.644.219.341,- sehingga total pendapatan menjadi Rp. 5.255.244.153.444,-. Pada sisi belanja daerah, terjadi peningkatan sebesar Rp. 235.228.386.088,- sehingga total belanja menjadi Rp. 5.955.327.548.190,-. Akibatnya, defisit setelah perubahan menjadi (Rp. 700.083.394.746,-). Untuk pembiayaan, penerimaan bertambah sebesar Rp. 161.447.496.469,- menjadi Rp. 805.419.392.938,-, sementara pengeluaran bertambah sebesar Rp. 2.510.238.900,- menjadi Rp. 18.982.907.370,-. Pembiayaan netto setelah perubahan menjadi Rp. 786.436.485.568,-, menghasilkan sisa lebih pembiayaan anggaran setelah perubahan sebesar Rp. 86.353.090.822,-. Pendapatan daerah terdiri dari Pendapatan Asli Daerah (PAD), Dana Perimbangan, dan lain-lain pendapatan daerah yang sah. Belanja daerah terdiri dari Belanja Tidak Langsung dan Belanja Langsung. Pembiayaan daerah terdiri dari penerimaan dan pengeluaran.