Untuk pengalaman terbaik, bukaVeritaskdi desktop Anda.

Free Trial aktif — Akses penuh AIYU selama 7 hari, tanpa kartu kredit.

Peraturan Daerah (PERDA) Kabupaten Kuningan Nomor 9 Tahun 2011

Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Kuningan Nomor 9 Tahun 2011 tentang Penyertaan Modal Daerah Pada Pihak Ketiga

Juga dikenal sebagai: Perda Kabupaten Kuningan 9/2011 · Perda Kabupaten Kuningan No. 9 Tahun 2011 · Perda Kabupaten Kuningan Nomor 9 Tahun 2011

Status:
Berlaku
Tanggal Berlaku:24 Juni 2011Tanggal Penetapan:20 Juni 2011
Investasi & Penanaman Modal

Informasi

TipePeraturan Daerah (Perda)
TemaPenyertaan Modal Daerah Pada Pihak Ketiga
LokasiPemerintah Kabupaten Kuningan
Tanggal Berlaku24 Juni 2011
Tanggal Penetapan20 Juni 2011
Tempat PenetapanKuningan

Peraturan ini mencabut: 1. Peraturan Daerah Kabupaten Kuningan Nomor 5 Tahun 1989 tentang Penyertaan Modal Daerah Kabupaten Kuningan Pada Pihak Ketiga.

Peraturan Daerah ini mengatur tentang penyertaan modal daerah pada pihak ketiga dengan maksud untuk menggali sumber-sumber penerimaan daerah yang saling menguntungkan guna menunjang penyelenggaraan fungsi pemerintahan daerah. Tujuannya adalah untuk meningkatkan pertumbuhan perekonomian daerah, meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), serta meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Penyertaan modal daerah dapat berupa uang atau aset milik daerah. Besaran penyertaan modal disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah dan kelayakan usaha pihak ketiga. Penyertaan modal dalam bentuk uang dapat dilakukan kepada Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), usaha koperasi, dan/atau swasta nasional, dan merupakan kekayaan daerah yang dipisahkan. Penyertaan modal dalam bentuk aset hanya dilakukan kepada BUMD.

Pemerintah Daerah dapat menambah, mengurangi, dan/atau menarik kembali besarnya nilai penyertaan modal sesuai dengan kemampuan keuangan daerah dan perkembangan kinerja pihak ketiga. Penambahan, pengurangan, dan/atau penarikan kembali penyertaan modal ditetapkan dengan Peraturan Daerah dan dianggarkan dalam APBD.

Penyertaan modal daerah pada pihak ketiga dapat dilaksanakan dengan cara pembelian saham, sebagai pendiri dalam pembentukan perusahaan, atau investasi. Pihak ketiga wajib menyusun rencana usaha yang memuat ringkasan rencana usaha, uraian produk, analisis persaingan, analisa pasar, strategi usaha, dan analisa finansial.

Pihak Ketiga berhak menerima penyertaan modal daerah dan/atau aset daerah yang sudah dialokasikan dalam APBD, mengelola anggaran dan/atau aset daerah sesuai rencana kerja, dan mengajukan permohonan penambahan penyertaan modal. Pihak Ketiga wajib mengelola anggaran dan/atau aset daerah sesuai tujuan usaha, menyampaikan informasi secara transparan, memberikan laporan per-triwulan, dan memberikan kontribusi kepada PAD sesuai perjanjian. Pihak Ketiga dilarang menggunakan modal dan/atau aset daerah untuk kepentingan lain yang tidak diatur dalam perjanjian kerja sama.

Bupati melakukan pembinaan dan pengawasan kepada Pihak Ketiga yang menerima Penyertaan Modal Daerah.

1. Semua Penyertaan Modal Daerah pada Pihak Ketiga yang telah ada sebelum berlakunya Peraturan Daerah ini, dinyatakan sebagai Penyertaan Modal Daerah dan wajib menyesuaikan dengan Peraturan Daerah ini paling lambat 6 (enam) bulan sejak ditetapkan Peraturan Daerah ini. 2. Dengan berlakunya Peraturan Daerah ini, maka Peraturan Daerah Kabupaten Kuningan Nomor 5 Tahun 1989 tentang Penyertaan Modal Daerah Kabupaten Kuningan Pada Pihak Ketiga dicabut dan dinyatakan tidak berlaku lagi.

1. Sanksi berupa penghentian sementara Penyertaan Modal dan/atau asset lainnya kepada Pihak Ketiga apabila melanggar ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 10. 2. Sanksi berupa penarikan kembali Penyertaan Modal dan/atau asset lainnya kepada Pihak Ketiga apabila melakukan pelanggaran terhadap ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 11.