Peraturan Daerah ini mengubah APBD Kabupaten Pekalongan Tahun Anggaran 2022. APBD semula sebesar Rp2.224.434.954.546,00 bertambah menjadi Rp2.355.947.263.626,00. Pendapatan Daerah setelah perubahan menjadi Rp2.194.687.151.000,00, Belanja Daerah setelah perubahan menjadi Rp2.350.697.263.626,00 sehingga terjadi Defisit sebesar Rp156.010.112.626,00. Penerimaan Pembiayaan setelah perubahan menjadi Rp161.260.112.626,00 dan Pengeluaran Pembiayaan setelah perubahan menjadi Rp5.250.000.000,00. Perubahan ini mencakup rincian pendapatan daerah yang bersumber dari Pendapatan Asli Daerah (PAD), Pendapatan Transfer, dan Lain-lain Pendapatan Daerah Yang Sah. Belanja daerah terdiri dari Belanja Operasi, Belanja Modal, Belanja Tidak Terduga, dan Belanja Transfer. Pembiayaan daerah meliputi Penerimaan Pembiayaan dan Pengeluaran Pembiayaan. Dalam hal pengeluaran untuk mendanai keadaan darurat termasuk keperluan mendesak dilakukan setelah perubahan APBD atau dalam hal Pemerintah Daerah tidak melakukan perubahan APBD maka pengeluaran tersebut disampaikan dalam Laporan Realisasi Anggaran yang diawali dengan Perubahan Peraturan Kepala Daerah tentang Penjabaran Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah, dan pemberitahuan kepada Pimpinan DPRD.