Peraturan Daerah ini mengubah beberapa ketentuan dalam Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2011 tentang Pajak Daerah. Perubahan tersebut meliputi:
- **Definisi:** Perubahan definisi beberapa istilah seperti Daerah, Hotel, Restoran, Hiburan, Reklame, dan lainnya.
- **Pajak Hotel:** Penambahan ketentuan tarif pajak hotel untuk rumah kos.
- **Pajak Restoran:** Penambahan ketentuan mengenai restoran dengan omzet tidak melebihi Rp.3.000.000,00 per bulan yang tidak termasuk objek pajak restoran.
- **Pajak Hiburan:** Perubahan tarif pajak hiburan berdasarkan jenis hiburan dan kelasnya (lokal/tradisional, nasional, internasional).
- **Pajak Reklame:** Perubahan ketentuan mengenai objek dan dasar pengenaan pajak reklame.
- **Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB):** Perubahan perhitungan BPHTB.
- **Nomor Pokok Wajib Pajak Daerah (NPWPD):** Perubahan ketentuan mengenai pendaftaran, penghapusan NPWPD, dan kewajiban Wajib Pajak.
- **Surat Pemberitahuan Pajak Daerah (SPTPD):** Perubahan ketentuan mengenai pengisian, penyampaian SPTPD, dan akibat jika tidak disampaikan.
- **Surat Ketetapan Pajak Daerah Kurang Bayar (SKPDKB):** Perubahan ketentuan mengenai penerbitan SKPDKB dan sanksi administratif.
- **Surat Setoran Pajak Daerah (SSPD):** Perubahan ketentuan mengenai pengisian dan validasi SSPD.
- **Pembayaran dan Penagihan:** Perubahan ketentuan mengenai jatuh tempo pembayaran, penagihan pajak, dan penutupan sementara kegiatan usaha.
- **Keberatan:** Perubahan ketentuan mengenai pengajuan dan penyelesaian keberatan.
- **Kedaluwarsa Penagihan:** Perubahan ketentuan mengenai kedaluwarsa penagihan pajak dan penangguhannya.
- **Pencegahan:** Penambahan ketentuan mengenai pencegahan Wajib Pajak yang memiliki utang pajak.
- **Penghapusan Piutang Pajak:** Perubahan ketentuan mengenai penghapusan piutang pajak yang sudah kedaluwarsa.