Undang-undang ini menetapkan anggaran untuk Kementerian Kehakiman Republik Indonesia untuk tahun dinas 1954. Anggaran ini mencakup berbagai pos pengeluaran seperti pengeluaran umum kementerian, urusan hukum, jawatan harta peninggalan, kepenjaraan, pendidikan paksa, reklasering, pemilihan umum, jawatan imigrasi, pendaftaran tanah, dan dewan oktroi. Selain itu, undang-undang ini juga mengatur penerimaan dari berbagai sumber seperti tunjangan perseroan pertanggungan jiwa, penerimaan catatan sipil, ujian notaris, denda dan perampasan, serta penerimaan dari jawatan kepenjaraan dan balai harta peninggalan. Undang-undang ini berlaku surut mulai 1 Januari 1954.