Peraturan Daerah ini mengatur tentang penyertaan modal Pemerintah Daerah Kabupaten Wonosobo pada badan usaha. Latar belakangnya adalah untuk mewujudkan tujuan negara dan masyarakat yang sejahtera, adil, dan makmur berdasarkan Pancasila dan UUD 1945, serta untuk mendukung struktur permodalan, memperoleh manfaat ekonomi atau sosial dalam pertumbuhan ekonomi daerah, dan meningkatkan pendapatan asli daerah. Tujuan penyertaan modal adalah untuk meningkatkan pendapatan asli daerah, pertumbuhan ekonomi daerah, pembangunan ekonomi berkelanjutan, kemampuan daya saing badan usaha, kesejahteraan masyarakat, dan penyerapan tenaga kerja.
Ketentuan substansial mencakup badan usaha yang diberikan penyertaan modal, yaitu PT BPD Jawa Tengah (Perseroda), PT BPR BKK Wonosobo (Perseroda), PT BPR BKK Jawa Tengah (Perseroda), PT PRPP Jawa Tengah (Perseroda), dan PT Perkebunan Tambi. Penyertaan modal dapat berupa uang dan/atau barang milik daerah yang dinilai sesuai nilai riil. Peraturan ini menetapkan modal dasar dan penyertaan modal untuk masing-masing badan usaha, serta jangka waktu pelaksanaan penyertaan modal. Sumber penyertaan modal dapat berasal dari APBD atau sumber dana lain yang sah dan tidak mengikat. Bupati melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap penyertaan modal, yang dapat didelegasikan kepada Sekretaris Daerah. Direksi badan usaha penerima penyertaan modal wajib menyampaikan Laporan Tahunan yang dilampiri laporan pertanggungjawaban keuangan yang telah diaudit kepada Bupati setiap tahun untuk mendapatkan pengesahan dalam forum RUPS.