Peraturan Daerah Kabupaten Enrekang Nomor 6 Tahun 2020 menetapkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Enrekang untuk Tahun Anggaran 2021. APBD ini mencakup pendapatan daerah sebesar Rp 1.092.326.092.708,00, belanja daerah sebesar Rp 1.585.668.022.249,00, sehingga terdapat defisit sebesar Rp (493.341.929.541.00). Defisit ini kemudian ditutupi dengan pembiayaan daerah sebesar Rp 501.341.929.541,00 yang terdiri dari penerimaan sebesar Rp 8.000.000.000,00 dan pengeluaran sebesar Rp. 493.341.929.541,00 sehingga pembiayaan netto menjadi Rp. 0,00.
Pendapatan daerah terdiri dari Pendapatan Asli Daerah (PAD), pendapatan transfer, dan lain-lain pendapatan daerah yang sah. Belanja daerah terdiri dari belanja operasi, belanja modal, belanja tidak terduga, dan belanja transfer. Pembiayaan daerah terdiri dari penerimaan pembiayaan dan pengeluaran pembiayaan. Uraian lebih lanjut mengenai anggaran pendapatan dan belanja daerah tercantum dalam lampiran yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Peraturan Daerah ini. Bupati menetapkan Peraturan tentang Penjabaran Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah sebagai landasan operasional pelaksanaan APBD.