Undang-Undang Nomor 41 Tahun 1958 menetapkan anggaran untuk Kementerian Perburuhan Republik Indonesia untuk tahun dinas 1955. Anggaran ini mencakup pengeluaran dan penerimaan yang terperinci untuk berbagai direktorat dan jawatan di bawah Kementerian Perburuhan. Pengeluaran meliputi biaya untuk kementerian, direktorat, jawatan, yayasan, lembaga, dan organisasi terkait, serta pengeluaran tak terduga. Penerimaan diuraikan dari berbagai sumber seperti pembayaran kembali persekot, penerimaan dari usaha kesejahteraan buruh, retribusi pengawasan keselamatan, dan hasil latihan kerja. Undang-undang ini berlaku surut mulai 1 Januari 1955.