For the best experience, openVeritaskon desktop.

Free Trial active — Full AIYU access for 7 days, no credit card required.

Peraturan Daerah (PERDA) Kabupaten Tabalong No. 8 Tahun 2009

Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Tabalong Nomor 8 Tahun 2009 tentang Penambahan Penyertaan Modal Daerah Pada Perusahaan Daerah Bank Perkreditan Rakyat Di Kabupaten Tabalong

Also known as: Perda Kabupaten Tabalong 8/2009 · Perda Kabupaten Tabalong No. 8 Tahun 2009 · Perda Kabupaten Tabalong Nomor 8 Tahun 2009

Status:
Active
Publication Date:15 Mei 2009
Investasi & Penanaman ModalBadan Usaha Milik Daerah

Information

TypePeraturan Daerah (Perda)
ThemePenambahan Penyertaan Modal Daerah Pada Perusahaan Daerah Bank Perkreditan Rakyat Di Kabupaten Tabalong
LocationPemerintah Kabupaten Tabalong
Effective Date-
Publication Date15 Mei 2009
Place of EnactmentTanjung

Peraturan ini mencabut: 1. Peraturan Daerah Kabupaten Tabalong Nomor 09 Tahun 2006 tentang Penyertaan Modal Daerah Pada Perusahaan Daerah Bank Perkreditan Rakyat di Kabupaten Tabalong (Lembaran Daerah Kabupaten Tabalong Tahun 2006 Nomor 09). Peraturan ini mengubah: 1. Peraturan Daerah Kabupaten Tabalong Nomor 22 Tahun 2007 tentang Penambahan Penyertaan Modal Daerah pada Perusahaan Daerah Bank Perkreditan Rakyat di Kabupaten Tabalong (Lembaran Daerah Kabupaten Tabalong Tahun 2007 Nomor 22, Tambahan Lembaran Daerah Kabupaten Tabalong Nomor 11);

Peraturan Daerah ini bertujuan untuk meningkatkan pertumbuhan perekonomian daerah dan menambah Pendapatan Asli Daerah melalui penambahan penyertaan modal daerah pada Perusahaan Daerah Bank Perkreditan Rakyat (BPR) di Kabupaten Tabalong. Penambahan modal ini dilaksanakan berdasarkan prinsip ekonomi perusahaan dan pelayanan kepada masyarakat.

Pemerintah Daerah melakukan penyertaan modal pada BPR hingga tahun 2008 sebesar Rp. 1.290.949.852,-. Pada tahun 2009, dilakukan penambahan penyertaan modal sebesar Rp. 3.000.000.000,- yang dianggarkan dalam APBD Tahun Anggaran 2009, dengan alokasi masing-masing Rp 1.000.000.000,- untuk PD BPR Kelua, PD BPR Haruai, dan PD BPR Muara Uya. Dengan penambahan ini, total penyertaan modal daerah pada BPR menjadi Rp. 4.290.949.852,-, yang terbagi pada PD BPR Kelua (Rp 1.405.750.000,-), PD BPR Haruai (Rp 1.431.723.274,-), dan PD BPR Muara Uya (Rp 1.453.476.578,-). Penambahan penyertaan modal ini dapat ditingkatkan lebih lanjut dengan mempertimbangkan kemampuan keuangan daerah dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Mekanisme dan prosedur penambahan penyertaan modal daerah pada BPR harus sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Bagi hasil keuntungan dari penyertaan modal daerah pada BPR, berupa dividen, menjadi hak daerah dan disetorkan ke Kas Daerah untuk kemudian dialokasikan dalam Penerimaan APBD tahun anggaran berikutnya.

(-)

(-)