Keputusan Presiden No. 68 Tahun 1966 dikeluarkan untuk menindaklanjuti penjernihan dan perubahan susunan Kabinet Dwikora. Keputusan ini menetapkan pengangkatan dan penetapan status pimpinan beberapa lembaga negara tertinggi. Lembaga-lembaga politik seperti para wakil ketua M.P.H.S., wakil ketua D.P.R.-G.H., dan lainnya diberi kedudukan setingkat deputi menteri. Sementara itu, ketua lembaga-lembaga negara tertinggi seperti Ketua M.P.H.S. dan Ketua D.P.H.-G.R. diberi kedudukan setingkat menteri. Wakil Sekretaris Negara, Brig. Jenderal/Pol. Drs. Eugen Indan Santoso, juga diberi kedudukan setingkat menteri. Keputusan ini juga mencakup penunjukan pejabat dan lembaga seperti Front Nasional, Lembaga Pembina Jiwa Revolusi, dan lainnya dengan penetapan kedudukan setingkat menteri atau deputi menteri.