For the best experience, openVeritaskon desktop.

Free Trial active — Full AIYU access for 7 days, no credit card required.

Peraturan Daerah (PERDA) Kabupaten Pati Nomor 11 Tahun 2009

Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Pati Nomor 11 Tahun 2009 tentang Retribusi Pasar Grosir dan/atau Pertokoan

Also known as: Perda Kabupaten Pati 11/2009 · Perda Kabupaten Pati No. 11 Tahun 2009 · Perda Kabupaten Pati Nomor 11 Tahun 2009

Status:
Active
Effective Date:18 Mei 2009Publication Date:18 Mei 2009
Pajak & Retribusi Daerah

Information

TypePeraturan Daerah (Perda)
ThemeRetribusi Pasar Grosir dan/atau Pertokoan
LocationPemerintah Kabupaten Pati
Effective Date18 Mei 2009
Publication Date18 Mei 2009
Place of EnactmentPati

Peraturan ini mencabut: 1. Peraturan Daerah Kabupaten Pati Nomor 17 Tahun 1999 tentang Retribusi Pasar Grosir dan/atau pertokoan (Lembaran Daerah Kabupaten Pati Tahun 1999 Nomor 21).

Peraturan Daerah Kabupaten Pati Nomor 11 Tahun 2009 mengatur tentang Retribusi Pasar Grosir dan/atau Pertokoan. Latar belakang pembentukan peraturan ini adalah untuk melaksanakan ketentuan Pasal 3 ayat (2) huruf b Peraturan Pemerintah Nomor 66 Tahun 2001 tentang Retribusi Daerah yang menyebutkan bahwa salah satu Retribusi Jasa Usaha adalah Retribusi Pasar Grosir dan/atau pertokoan, serta Pasal 158 Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah yang menyatakan bahwa pelaksanaan pajak Daerah dan retribusi Daerah ditetapkan dengan Peraturan Daerah. Ketentuan substansial dalam peraturan ini meliputi: 1. **Nama, Obyek, dan Subyek Retribusi:** Retribusi Pasar Grosir dan/atau Pertokoan dipungut sebagai pembayaran atas pelayanan penyediaan Pasar Grosir dan/atau pertokoan yang dimiliki dan/atau dikelola oleh Pemerintah Daerah dan disediakan untuk pedagang. Obyek retribusi adalah pelayanan penyediaan Pasar Grosir dan/atau pertokoan yang dimiliki dan dikelola oleh Pemerintah Daerah dan disediakan untuk pedagang, kecuali yang dikelola oleh BUMN, BUMD, dan swasta. Subyek retribusi adalah orang pribadi atau badan yang memanfaatkan/menggunakan/menikmati pelayanan penyediaan fasilitas Pasar Grosir dan/atau pertokoan. 2. **Golongan Retribusi:** Retribusi digolongkan sebagai Retribusi Jasa Usaha. 3. **Cara Mengukur Tingkat Penggunaan Jasa:** Tingkat penggunaan jasa diukur berdasarkan luas, jenis, dan tempat Pasar Grosir dan/atau pertokoan tersebut berada. 4. **Prinsip dan Sasaran Penetapan Tarif:** Tarif retribusi didasarkan atas tujuan untuk memperoleh keuntungan yang layak sebagaimana keuntungan yang pantas diterima oleh pengusaha swasta sejenis yang beroperasi secara efisien dan berorientasi pada harga pasar. 5. **Struktur dan Besarnya Tarif:** Struktur tarif digolongkan berdasarkan jenis fasilitas yang diberikan, luas dan jangka waktu pemakaian. Besarnya tarif retribusi ditetapkan berbeda untuk Pasar Kelas I dan Kelas II, serta Pertokoan Kelas I dan Kelas II, dengan tarif harian dan bulanan yang berbeda untuk kios, los, dan pelataran. 6. **Wilayah Pemungutan:** Retribusi dipungut di wilayah Daerah tempat pelayanan pasar Grosir dan/atau pertokoan diberikan. 7. **Masa dan Saat Retribusi Terutang:** Masa retribusi adalah jangka waktu 1 (satu) bulan atau diatur lebih lanjut dengan Peraturan Bupati. Saat retribusi terutang adalah pada saat ditetapkannya SKRD atau dokumen lain yang dipersamakan. 8. **Tata Cara Pemungutan:** Pemungutan retribusi tidak dapat diborongkan dan dipungut dengan menggunakan SKRD atau dokumen lain yang dipersamakan dan atau SKRDKBT.

(-)

1. Wajib retribusi yang tidak melaksanakan kewajibannya sehingga merugikan keuangan Daerah diancam pidana kurungan paling lama 3 (tiga) bulan atau denda paling banyak 4 (empat) kali jumlah Retribusi terutang.