Peraturan Daerah Kota Tarakan ini menetapkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2016. APBD terdiri dari pendapatan daerah sebesar Rp 1.012.238.127.358,00, belanja daerah sebesar Rp 1.207.724.583.155,00, yang mengakibatkan defisit sebesar Rp (195.486.455.797,00), serta pembiayaan daerah yang mencakup penerimaan sebesar Rp 384.346.931.384,68 dan pengeluaran sebesar Rp 188.860.475.587,68, sehingga menghasilkan pembiayaan netto sebesar Rp 195.486.455.797,00. Pendapatan daerah terdiri dari Pendapatan Asli Daerah (PAD), dana perimbangan, dan lain-lain pendapatan daerah yang sah. Belanja daerah terdiri dari belanja tidak langsung dan belanja langsung. Pembiayaan daerah mencakup penerimaan dari SiLPA tahun sebelumnya dan penerimaan kembali pemberian pinjaman, serta pengeluaran untuk pembayaran pokok utang. Rincian lebih lanjut mengenai APBD tercantum dalam lampiran yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Peraturan Daerah ini. Walikota menetapkan Peraturan tentang Penjabaran APBD sebagai landasan operasional pelaksanaan APBD.