Peraturan Daerah ini mengubah Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Banyumas Tahun Anggaran 2018. Perubahan ini meliputi peningkatan pendapatan daerah sebesar Rp3.717.175.808,00 sehingga total pendapatan menjadi Rp3.260.721.459.593,00. Belanja daerah juga mengalami peningkatan sebesar Rp119.792.883.137,00 sehingga total belanja menjadi Rp3.592.046.246.921,00, yang mengakibatkan defisit setelah perubahan menjadi Rp331.324.787.328,00. Pembiayaan daerah mencakup penerimaan yang bertambah sebesar Rp128.315.707.328,00 menjadi Rp382.315.707.328,00 dan pengeluaran yang bertambah sebesar Rp12.240.000.000,00 menjadi Rp50.990.920.000,00. Penerimaan pembiayaan daerah sepenuhnya berasal dari Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) tahun anggaran sebelumnya. Pengeluaran pembiayaan daerah digunakan untuk penyertaan modal (investasi) pemerintah daerah dan pemberian pinjaman daerah. Bupati berwenang melakukan pengeluaran dalam keadaan darurat atau keperluan mendesak yang belum tersedia anggarannya.