1. Pelanggaran terhadap ketentuan mengenai Capital Surcharge (Pasal 11 ayat 1 dan/atau Pasal 12 ayat 1) dikenai teguran tertulis.
2. Keterlambatan penyampaian rencana pemenuhan Capital Surcharge (Pasal 12 ayat 1) dikenai denda Rp2.000.000,00 per hari kerja (maksimal Rp200.000.000,00).
3. Pelanggaran berulang terhadap Capital Surcharge (Pasal 11 ayat 1, Pasal 12 ayat 1, dan/atau ayat 3) dikenai larangan menerbitkan produk baru, pembekuan kegiatan usaha tertentu, larangan ekspansi, larangan kegiatan usaha baru, dan/atau penurunan penilaian tingkat kesehatan Bank.
4. Pelanggaran terhadap Rencana Aksi Pemulihan (Pasal 14 ayat 1, Pasal 15, Pasal 16 ayat 1, ayat 2, Pasal 18 ayat 1, Pasal 21, Pasal 30 ayat 1, Pasal 31 ayat 1, Pasal 33 ayat 2, ayat 3, Pasal 34 ayat 1, Pasal 35 ayat 1, ayat 5, Pasal 36 ayat 1, ayat 2, ayat 3, Pasal 43, Pasal 44, Pasal 46, Pasal 47 ayat 1, ayat 3, ayat 4, Pasal 48 ayat 2, ayat 3, Pasal 50 ayat 1, ayat 3, dan/atau Pasal 51 huruf c) dikenai teguran tertulis.
5. Keterlambatan penyampaian Rencana Aksi Pemulihan (Pasal 43, Pasal 46, Pasal 47 ayat 1, dan/atau Pasal 48 ayat 2) dikenai denda Rp2.000.000,00 per hari keterlambatan (maksimal Rp200.000.000,00).
6. Pelanggaran berulang terhadap Rencana Aksi Pemulihan (Pasal 14 ayat 1, Pasal 15, Pasal 16 ayat 1, ayat 2, Pasal 18 ayat 1, Pasal 21, Pasal 30 ayat 1, Pasal 31 ayat 1, Pasal 33 ayat 2, ayat 3, Pasal 34 ayat 1, Pasal 35 ayat 1, ayat 5, Pasal 36 ayat 1, ayat 2, ayat 3, Pasal 43, Pasal 44, Pasal 46, Pasal 47 ayat 1, ayat 3, ayat 4, Pasal 48 ayat 2, ayat 3, Pasal 50 ayat 1, ayat 3, Pasal 51 huruf c, dan/atau ayat 3) dikenai larangan menerbitkan produk baru, pembekuan kegiatan usaha tertentu, larangan ekspansi, larangan kegiatan usaha baru, dan/atau penurunan penilaian tingkat kesehatan Bank.
7. Pelanggaran terhadap ketentuan pengawasan Bank (Pasal 68 ayat 2, ayat 3, ayat 7, Pasal 69 ayat 2, Pasal 72 ayat 1, ayat 3, Pasal 73, Pasal 75, Pasal 79 ayat 2, dan/atau Pasal 80 ayat 2) dikenai teguran tertulis.
8. Pelanggaran berulang terhadap ketentuan pengawasan Bank (Pasal 68 ayat 2, ayat 3, ayat 7, Pasal 69 ayat 2, Pasal 72 ayat 1, ayat 3, Pasal 73, Pasal 75, Pasal 79 ayat 2, dan/atau Pasal 80 ayat 2) dikenai larangan menerbitkan produk baru, pembekuan kegiatan usaha tertentu, larangan ekspansi, larangan kegiatan usaha baru, dan/atau penurunan penilaian tingkat kesehatan Bank.
9. Pelanggaran terhadap ketentuan Bank Perantara (Pasal 112 ayat 1, Pasal 113 ayat 3, dan/atau Pasal 124 ayat 2 huruf a) dikenai teguran tertulis.