on desktop.Free Trial active — Full AIYU access for 7 days, no credit card required.
Peraturan Daerah (Perda) Kota Ternate Nomor 12 Tahun 2011 tentang Retribusi Penggantian Biaya Cetak Kartu Tanda Penduduk Dan Akta Catatan Sipil
Also known as: Perda Kota Ternate 12/2011 · Perda Kota Ternate No. 12 Tahun 2011 · Perda Kota Ternate Nomor 12 Tahun 2011
Peraturan Daerah Kota Ternate ini mengatur tentang Retribusi Penggantian Biaya Cetak Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Akta Catatan Sipil. Latar belakangnya adalah bahwa dokumen kependudukan merupakan dokumen penting yang wajib dimiliki oleh setiap Warga Negara Indonesia yang memenuhi persyaratan, dan penerbitan dokumen kependudukan dapat dikenakan pungutan penggantian biaya cetak.
Ketentuan Substansial:
Objek retribusi meliputi pelayanan KTP, kartu keterangan bertempat tinggal, kartu penduduk sementara, kartu identitas penduduk musiman, kartu keluarga, dan akta catatan sipil (akta perkawinan, perceraian, pengesahan/pengakuan anak, ganti nama WNA, dan kematian). Subjek retribusi adalah orang pribadi yang menggunakan/menikmati pelayanan administrasi kependudukan. Retribusi ini digolongkan sebagai Retribusi Jasa Umum. Tingkat penggunaan jasa diukur berdasarkan jumlah dan jenis pelayanan administrasi kependudukan yang dicetak/diterbitkan.
Tarif retribusi ditetapkan dengan memperhatikan biaya penyediaan jasa, kemampuan masyarakat, dan aspek keadilan. Biaya meliputi biaya pencetakan dan pengadministrasian. Struktur dan tarif digolongkan berdasarkan klasifikasi dan jenis pelayanan administrasi kependudukan. Tarif retribusi ditinjau kembali paling lama 3 tahun sekali, dengan memperhatikan indeks harga dan perkembangan perekonomian.
Besarnya retribusi yang terutang dihitung berdasarkan jumlah dan jenis pelayanan administrasi kependudukan dengan tarif yang telah ditetapkan. Retribusi dipungut di wilayah daerah tempat pelayanan diberikan. Masa retribusi adalah saat diberikannya pelayanan, dan saat terutangnya retribusi adalah pada saat diterbitkannya SKRD atau dokumen lain yang dipersamakan. Retribusi dipungut menggunakan SKRD atau dokumen lain yang dipersamakan. Pembayaran retribusi dilakukan sekaligus atau lunas di tempat pembayaran yang ditunjuk. Walikota dapat memberikan persetujuan untuk mengangsur atau menunda pembayaran retribusi dengan dikenakan bunga 2% sebulan. Walikota juga dapat memberikan pengurangan, keringanan, atau pembebasan retribusi, terutama kepada masyarakat kurang mampu atau yang ditimpa bencana alam.