Peraturan Daerah Kota Depok ini mengatur tentang pertanggungjawaban pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Depok Tahun Anggaran 2019.
Laporan keuangan yang menjadi bagian dari pertanggungjawaban ini meliputi:
1. Laporan Realisasi Anggaran (LRA), yang mencakup pendapatan sebesar Rp3.236.277.806.392,00 dan belanja sebesar Rp3.231.267.376.079,00, menghasilkan surplus sebesar Rp5.010.430.313,00. Pembiayaan terdiri dari penerimaan sebesar Rp765.645.486.751,55 dan pengeluaran sebesar Rp100.000.000.000,00, sehingga pembiayaan bersih adalah Rp665.645.486.751,55.
2. Laporan Perubahan Saldo Anggaran Lebih (SAL), yang menunjukkan saldo awal sebesar Rp765.645.486.751,55, penggunaan untuk penerimaan pembiayaan tahun berjalan sebesar Rp765.645.486.751,55, sisa lebih pembiayaan anggaran sebesar Rp670.655.917.064,55, dan saldo akhir sebesar Rp670.655.917.064,55.
3. Neraca, yang mencatat jumlah aset sebesar Rp12.066.798.550.548,30, jumlah kewajiban sebesar Rp47.478.784.881,46, dan jumlah ekuitas dana sebesar Rp12.019.319.765.666,80.
4. Laporan Operasional (LO), yang mencatat pendapatan sebesar Rp4.564.321.036.119,81 dan beban sebesar Rp2.880.213.481.843,76, menghasilkan surplus operasional sebesar Rp1.684.107.554.276,05. Defisit dari kegiatan non operasional adalah Rp32.719.378.637,32, dan terdapat pos luar biasa sebesar Rp168.162.500,00, sehingga surplus LO adalah Rp1.716.658.770.413,37.
5. Laporan Arus Kas, yang menunjukkan saldo kas awal sebesar Rp765.647.579.351,55, arus kas bersih dari aktivitas operasi sebesar Rp931.099.804.639,00, arus kas bersih dari aktivitas investasi aset non keuangan sebesar (Rp1.026.089.374.326,00), arus kas bersih dari aktivitas pendanaan sebesar Rp0,00, arus kas bersih dari aktivitas transitoris sebesar (Rp2.092.600,00), dan saldo kas akhir sebesar Rp670.655.917.064,55.
6. Laporan Perubahan Ekuitas, yang mencatat ekuitas awal sebesar Rp10.171.223.327.937,90, surplus LO sebesar Rp1.716.658.770.413,37, dan dampak kumulatif perubahan kebijakan/kesalahan mendasar sebesar Rp131.437.667.315,59, sehingga jumlah ekuitas akhir adalah Rp12.019.319.765.666,80.
7. Catatan atas Laporan Keuangan, yang memberikan informasi kuantitatif dan kualitatif atas pos-pos laporan keuangan.