Peraturan Daerah Kabupaten Nias Selatan Nomor 5 Tahun 2023 mengatur tentang pajak daerah dan retribusi daerah. Latar belakang penetapan peraturan ini adalah untuk melaksanakan ketentuan Pasal 94 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan Antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah.
Ketentuan substansial dalam peraturan ini mencakup:
1. **Jenis Pajak Daerah:** PBB-P2, BPHTB, PBJT (Makanan/Minuman, Tenaga Listrik, Jasa Perhotelan, Jasa Parkir, Kesenian/Hiburan), Pajak Reklame, PAT, Pajak MBLB, Pajak Sarang Burung Walet, Opsen PKB, dan Opsen BBNKB.
2. **Jenis Retribusi Daerah:** Retribusi Jasa Umum, Retribusi Jasa Usaha, dan Retribusi Perizinan Tertentu.
3. **PBB-P2:** Objek, subjek, dasar pengenaan, tarif, dan wilayah pemungutan diatur. NJOP tidak kena pajak ditetapkan sebesar Rp.10.000.000.
4. **BPHTB:** Objek, subjek, dasar pengenaan, tarif, dan saat terutang diatur. Nilai perolehan objek pajak tidak kena pajak ditetapkan sebesar Rp. 80.000.000.
5. **PBJT:** Objek, subjek, dasar pengenaan, dan tarif diatur. Tarif umum ditetapkan 10%, dengan tarif khusus untuk makanan/minuman, jasa kesenian/hiburan tertentu, dan tenaga listrik.
6. **Pajak Reklame:** Objek, subjek, dasar pengenaan, dan tarif diatur. Tarif ditetapkan sebesar 25%.
7. **PAT:** Objek, subjek, dasar pengenaan, dan tarif diatur. Tarif ditetapkan sebesar 20%.
8. **Pajak MBLB:** Objek, subjek, dasar pengenaan, dan tarif diatur. Tarif ditetapkan sebesar 20%.
9. **Pajak Sarang Burung Walet:** Objek, subjek, dasar pengenaan, dan tarif diatur. Tarif ditetapkan sebesar 10%.
10. **Opsen PKB dan BBNKB:** Dasar pengenaan dan tarif diatur. Tarif ditetapkan sebesar 66% dari pajak terutang.
11. **Retribusi Daerah:** Jenis retribusi, prinsip penetapan tarif, dan detail untuk masing-masing jenis retribusi (Jasa Umum, Jasa Usaha, Perizinan Tertentu) diatur.
12. **Tata Cara Pemungutan:** Pendaftaran, pendataan, penetapan, pembayaran, pelaporan, pemeriksaan, penagihan, keberatan, dan banding diatur secara rinci.
13. **Insentif Fiskal:** Bupati dapat memberikan insentif fiskal kepada pelaku usaha berupa pengurangan, keringanan, dan pembebasan atau penghapusan atas pokok Pajak, pokok Retribusi, dan/atau sanksinya.