For the best experience, openVeritaskon desktop.

Free Trial active — Full AIYU access for 7 days, no credit card required.

Keputusan Presiden (KEPPRES) No. 37 Tahun 1991

Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 37 Tahun 1991 tentang Pengangkatan Dokter Sebagai Pegawai Tidak Tetap Selama Masa Bakti

Also known as: Keppres 37/1991 · Keppres No. 37 Tahun 1991 · Keppres Nomor 37 Tahun 1991

Status:
Active
Effective Date:13 Agustus 1991Publication Date:13 Agustus 1991
Aparatur Sipil NegaraHubungan Ketenagakerjaan

Information

TypeKeputusan Presiden (Keppres)
ThemePengangkatan Dokter Sebagai Pegawai Tidak Tetap Selama Masa Bakti
LocationPemerintah Pusat
Effective Date13 Agustus 1991
Publication Date13 Agustus 1991
Place of EnactmentJakarta

(-)

Keputusan Presiden Nomor 37 Tahun 1991 bertujuan untuk meningkatkan pemerataan dan kualitas pelayanan kesehatan di Indonesia dengan mengangkat dokter sebagai Pegawai Tidak Tetap selama masa bakti. Dokter diwajibkan melaksanakan masa bakti sebagai bagian dari upaya penyebaran tenaga kesehatan ke seluruh pelosok tanah air. Dokter yang diangkat sebagai Pegawai Tidak Tetap bukan merupakan Pegawai Negeri dan diangkat oleh pejabat berwenang pada sarana pelayanan kesehatan. Mereka memiliki kewajiban untuk setia kepada Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945, serta melaksanakan tugas sesuai program pemerintah. Hak-hak yang diberikan termasuk gaji pokok, tunjangan, biaya perjalanan, dan pemeliharaan kesehatan. Dokter di daerah terpencil mendapatkan tunjangan khusus dan prioritas pengangkatan sebagai Pegawai Negeri Sipil. Pengangkatan, penempatan, pemindahan, dan pemberhentian dokter dilakukan oleh Menteri atau pejabat yang ditunjuk.

1. Ketentuan-ketentuan lain yang bertentangan dengan Keputusan Presiden ini dinyatakan tidak berlaku.

1. Pemutusan sebagai Pegawai Tidak Tetap yang dilakukan secara sepihak dengan sengaja oleh dokter yang bersangkutan, dikenakan sanksi berupa pencabutan izin prakteknya dan pengambilan semua penghasilan yang telah diterimanya sebesar 6 (enam) kali lipat dan biaya-biaya lainnya.