For the best experience, openVeritaskon desktop.

Free Trial active — Full AIYU access for 7 days, no credit card required.

Peraturan Daerah (PERDA) Kabupaten Bintan Nomor 4 Tahun 2022

Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Bintan Nomor 4 Tahun 2022 tentang Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana

Also known as: Perda Kabupaten Bintan 4/2022 · Perda Kabupaten Bintan No. 4 Tahun 2022 · Perda Kabupaten Bintan Nomor 4 Tahun 2022

Status:
Active
Effective Date:19 Mei 2022Publication Date:19 Mei 2022
Bantuan Sosial & Penanggulangan Bencana

Information

TypePeraturan Daerah (Perda)
ThemePenyelenggaraan Penanggulangan Bencana
LocationPemerintah Kabupaten Bintan
Effective Date19 Mei 2022
Publication Date19 Mei 2022
Place of EnactmentBandar Seri Bentan

Peraturan ini tidak mencabut atau mengubah peraturan lain.

Peraturan Daerah ini mengatur penyelenggaraan penanggulangan bencana di Kabupaten Bintan. Tujuan dari penyelenggaraan ini adalah untuk memberikan perlindungan kepada masyarakat dari ancaman bencana, menjamin penyelenggaraan penanggulangan bencana secara terencana, terpadu, dan berkelanjutan, serta mengurangi risiko dan dampak bencana. Pemerintah Daerah bertanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana, yang dilaksanakan oleh BPBD dengan dukungan teknis dari perangkat daerah lainnya. Tanggung jawab ini meliputi pemenuhan hak masyarakat dan pengungsi, perlindungan masyarakat dari dampak bencana, integrasi program pengurangan risiko bencana ke dalam perencanaan pembangunan, pengalokasian dana penanggulangan bencana, dan tindakan cepat setelah peringatan dini. Wewenang Pemerintah Daerah mencakup penetapan kebijakan penanggulangan bencana, perencanaan pembangunan yang memasukkan unsur penanggulangan bencana, pelaksanaan kerjasama penanggulangan bencana, pengaturan penggunaan teknologi berpotensi bencana, pengendalian sumbangan bencana, perumusan strategi penataan ruang berbasis pengurangan risiko bencana, dan penetapan status serta tingkatan bencana daerah. Penyelenggaraan penanggulangan bencana dilaksanakan berdasarkan aspek sosial ekonomi, kelestarian lingkungan, efektivitas, lingkup wilayah terdampak, ilmu pengetahuan, kemitraan, dan pemberdayaan masyarakat. Tahapan penanggulangan bencana meliputi prabencana, saat tanggap darurat, dan pascabencana, dengan fokus pada perencanaan, pengurangan risiko, pencegahan, pemaduan dalam perencanaan pembangunan, analisis risiko, pelaksanaan tata ruang, pendidikan dan pelatihan, serta standar teknis penanggulangan bencana.

(-)

(-)