Peraturan Daerah ini mengubah Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Toraja Utara Tahun Anggaran 2020. Perubahan meliputi pendapatan daerah yang semula Rp1.174.124.883.672,00 berkurang menjadi Rp1.142.576.248.841,81. Belanja daerah yang semula Rp1.174.174.883.672,00 bertambah menjadi Rp1.196.886.298.643,52, sehingga terjadi defisit sebesar Rp54.310.049.801,71. Pembiayaan daerah mencakup penerimaan pembiayaan yang bertambah menjadi Rp58.010.049.801,71 dan pengeluaran pembiayaan sebesar Rp3.700.000.000,00. Pendapatan daerah terdiri dari Pendapatan Asli Daerah (PAD), Dana Perimbangan, dan lain-lain pendapatan daerah yang sah. Belanja daerah terdiri dari belanja tidak langsung dan belanja langsung. Pembiayaan daerah terdiri dari penerimaan dan pengeluaran pembiayaan. Rincian lebih lanjut mengenai perubahan APBD ini tercantum dalam lampiran yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Peraturan Daerah ini. Bupati menetapkan Peraturan Bupati tentang Penjabaran Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah sebagai landasan operasional pelaksanaan APBD.