on desktop.Free Trial active — Full AIYU access for 7 days, no credit card required.
Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Garut Nomor 9 Tahun 2006 tentang Rencana Pembangunan Gelanggang Olah Raga (GOR) Di Kabupaten Garut
Also known as: Perda Kabupaten Garut 9/2006 · Perda Kabupaten Garut No. 9 Tahun 2006 · Perda Kabupaten Garut Nomor 9 Tahun 2006
Peraturan Daerah ini mengatur tentang rencana pembangunan Gelanggang Olah Raga (GOR) di Kabupaten Garut. Latar belakang dari peraturan ini adalah untuk melaksanakan pembangunan GOR secara berdaya guna, berhasil guna, serasi, dan berkelanjutan dalam rangka meningkatkan kualitas sumber daya manusia dalam bidang olahraga. Tujuan dari pembangunan GOR adalah untuk menyediakan fasilitas sarana olahraga secara lengkap beserta fasilitas penunjang lainnya di daerah.
Ketentuan substansial dalam peraturan ini mencakup penetapan sebagian wilayah Kecamatan Tarogong Kidul sebagai kawasan rencana pembangunan GOR. Pembangunan GOR akan dilaksanakan di atas tanah seluas ± 12 Hektar secara bertahap sesuai dengan kemampuan keuangan daerah. Rencana pembangunan GOR meliputi pengadaan tanah, pembangunan Sport Hall, Stadion Sepak Bola, Kolam Renang, Lapangan Olah Raga luar bangunan, Sarana Parkir, Gerbang serta pemagaran, Fasilitas penunjang lainnya, dan ruang terbuka hijau.
Anggaran biaya untuk perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan pembangunan GOR serta pembebasan tanahnya bersumber dari APBD Kabupaten Garut, APBD Propinsi Jawa Barat, APBN, dan sumber pendapatan lainnya yang sah. Pelaksanaan pekerjaan pembangunan GOR dilaksanakan oleh penyedia barang/jasa atau pelaksana lainnya yang bersifat investasi sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Dinas Bangunan dan Permukiman Kabupaten Garut atau pengguna anggaran daerah berwenang dalam tahap perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan pembangunan GOR. Pengawasan dan pengendalian dilakukan oleh konsultan/penyedia jasa bidang pengawasan yang dipilih melalui sistem pengadaan jasa. Pengelolaan dan pemeliharaan GOR selanjutnya diserahkan kepada instansi yang berwenang sebagai pengelola GOR.