For the best experience, openVeritaskon desktop.

Free Trial active — Full AIYU access for 7 days, no credit card required.

Peraturan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2023

Peraturan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2023 tentang Penyelenggaraan Kehumasan di Lingkungan Kepolisian Negara Republik Indonesia

Also known as: Perka Polri 6/2023 · Perka Polri No. 6 Tahun 2023 · Perka Polri Nomor 6 Tahun 2023

Status:
Active
Effective Date:30 Oktober 2023Publication Date:30 Oktober 2023
Keterbukaan InformasiKepolisian & Ketertiban

Information

TypePeraturan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia
ThemePenyelenggaraan Kehumasan di Lingkungan Kepolisian Negara Republik Indonesia
LocationKepolisian Negara Republik Indonesia
Effective Date30 Oktober 2023
Publication Date30 Oktober 2023
Place of EnactmentJakarta

(-)

Peraturan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2023 tentang Penyelenggaraan Kehumasan di Lingkungan Kepolisian Negara Republik Indonesia bertujuan untuk mendukung pelaksanaan tugas Polri melalui komunikasi yang baik dengan masyarakat. Kebijakan ini mengatur bahwa seluruh pegawai negeri pada Polri mengemban fungsi kehumasan, dengan internalisasi kehumasan dalam kehidupan sehari-hari dan intensifikasi kebiasaan baru seperti menampilkan kegiatan positif di media, memberikan respons positif terhadap konten terkait Polri, dan tidak menyebarkan berita negatif yang belum pasti kebenarannya. Fungsi Humas memiliki kompetensi minimal dalam public speaking, editing, pembuatan berita, fotografi, perekaman, layanan informasi terpadu, pemantauan, analisis media, pengelolaan media sosial, opini publik, dan pengoperasian drone. Kegiatan Humas meliputi agenda setting, wawancara mendadak, jumpa pers, war room system management, amplifikasi dan viralisasi, pembuatan produk kreatif, peliputan, serta pendataan dan pelayanan informasi. Agenda setting Humas Polri bertujuan untuk meningkatkan citra Polri, membangun kepercayaan publik, mewujudkan informasi yang baik, menentukan isu penting, dan membentuk opini masyarakat. Fungsi Humas dapat bekerja sama dengan kementerian/lembaga lain melalui nota kesepahaman, kunjungan ke kantor media, rapat koordinasi, dan press tour. Kegiatan Humas dilaporkan secara manual dan elektronik, baik laporan rutin harian maupun laporan kontingensi khusus pada situasi krisis.

(-)

(-)