For the best experience, openVeritaskon desktop.

Free Trial active — Full AIYU access for 7 days, no credit card required.

Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Sabu Raijua Nomor 5 Tahun 2022

Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Sabu Raijua Nomor 5 Tahun 2022 tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Sabu Raijua Tahun Anggaran 2023

Also known as: Perda Kabupaten Sabu Raijua 5/2022 · Perda Kabupaten Sabu Raijua No. 5 Tahun 2022 · Perda Kabupaten Sabu Raijua Nomor 5 Tahun 2022

Status:
Active
Effective Date:1 Januari 2023Publication Date:16 Desember 2022
Anggaran Belanja Daerah

Information

TypePeraturan Daerah (Perda)
ThemeAnggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Sabu Raijua Tahun Anggaran 2023
LocationPemerintah Kabupaten Sabu Raijua
Effective Date01 Januari 2023
Publication Date16 Desember 2022
Place of EnactmentSeba

(-)

Peraturan Daerah ini menetapkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Sabu Raijua Tahun Anggaran 2023. APBD mencakup pendapatan daerah yang direncanakan sebesar Rp649.714.461.021,00, terdiri dari Pendapatan Asli Daerah (PAD), pendapatan transfer, dan lain-lain pendapatan daerah yang sah. PAD direncanakan sebesar Rp42.780.774.178,00, meliputi pajak daerah, retribusi daerah, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan, dan lain-lain PAD yang sah.

Belanja daerah direncanakan sebesar Rp660.979.294.614,00, meliputi belanja operasional, belanja modal, belanja tidak terduga, dan belanja transfer. Belanja operasional mencakup belanja pegawai, belanja barang dan jasa, belanja hibah, dan belanja bantuan sosial. Belanja modal meliputi belanja modal tanah, peralatan dan mesin, gedung dan bangunan, jalan, jaringan, dan irigasi, serta aset tetap lainnya. Belanja transfer terdiri dari belanja bagi hasil dan belanja bantuan keuangan.

APBD mengalami defisit sebesar Rp11.264.833.593,00. Pembiayaan daerah direncanakan sebesar Rp11.264.833.593,00, meliputi penerimaan pembiayaan dan pengeluaran pembiayaan. Penerimaan pembiayaan direncanakan sebesar Rp23.264.833.593,00, sementara pengeluaran pembiayaan direncanakan sebesar Rp12.000.000.000,00.

Dalam keadaan darurat atau keperluan mendesak, Pemerintah Daerah dapat melakukan pengeluaran yang belum tersedia anggarannya, yang akan dimasukkan dalam perubahan APBD. Penjabaran lebih lanjut mengenai APBD ditetapkan dengan Peraturan Bupati.

(-)

(-)