Peraturan Menteri ini menetapkan Harga Patokan Ekspor (HPE) untuk produk pertanian dan kehutanan yang dikenakan Bea Keluar. Penetapan HPE didasarkan pada harga rata-rata internasional atau harga rata-rata FOB dalam satu bulan terakhir sebelum penetapan HPE. Tarif Bea Keluar untuk komoditi kelapa sawit, Crude Palm Oil (CPO), dan produk turunannya berpedoman pada harga referensi yang didasarkan pada harga rata-rata Cost Insurance Freight (CIF) Crude Palm Oil (CPO) dari Rotterdam, bursa Malaysia, dan/atau bursa Indonesia, dan untuk komoditi Biji Kakao berpedoman pada harga referensi yang didasarkan pada harga rata-rata Biji Kakao CIF New York Board of Trade (NYBOT), New York, satu bulan sebelum penetapan HPE. Harga referensi CPO ditetapkan sebesar US$ 815,12/MT dan harga referensi Biji Kakao sebesar US$ 2.262,71/MT. Tarif Bea Keluar untuk Kelapa Sawit, CPO dan produk turunannya tercantum dalam Lampiran III dan untuk Biji Kakao tercantum dalam Lampiran II Peraturan Menteri Keuangan Nomor 75/PMK.011/2012. HPE untuk komoditi Kelapa Sawit, CPO dan produk turunannya ditetapkan sebagaimana tercantum dalam Lampiran I, daftar merek RBD Palm Olein dalam kemasan bermerek dengan berat bersih/netto < 20 kg ditetapkan sebagaimana tercantum dalam Lampiran II, HPE untuk komoditi Kayu dan Kulit ditetapkan sebagaimana tercantum dalam Lampiran III, dan HPE untuk komoditi Biji Kakao ditetapkan sebagaimana tercantum dalam Lampiran IV. HPE ini digunakan sebagai dasar penetapan Harga Ekspor untuk penghitungan Bea Keluar oleh Menteri Keuangan dan berlaku dari tanggal 1 Februari 2013 sampai dengan tanggal 28 Februari 2013. Jika HPE yang baru belum ditetapkan setelah masa berlaku HPE ini berakhir, maka HPE yang tercantum dalam Lampiran I, Lampiran III, dan Lampiran IV tetap berlaku sebagai dasar penghitungan Bea Keluar sampai ditetapkannya HPE yang baru.