Peraturan Daerah ini mengatur tentang penambahan penyertaan modal Pemerintah Daerah Kabupaten Tapin kepada Perseroan Terbatas Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Selatan (PT. Bank Kalsel Perseroda). Latar belakang kebijakan ini adalah untuk memperkuat struktur permodalan PT. Bank Kalsel (Perseroda) agar mampu menghadapi perkembangan sektor perekonomian, khususnya di bidang perbankan, serta untuk menunjang pengembangan dan pertumbuhan perekonomian daerah. Tujuan dari penyertaan modal ini adalah untuk meningkatkan pendapatan daerah, pertumbuhan perkembangan perekonomian daerah, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Ketentuan substansial dalam peraturan ini meliputi:
1. Pemerintah Daerah melakukan penambahan penyertaan modal kepada PT. Bank Kalsel (Perseroda) pada tahun anggaran 2025 sebesar Rp10.382.202.000,00 yang dibebankan pada APBD tahun anggaran 2025.
2. Alokasi penyertaan modal daerah dapat dipergunakan PT. Bank Kalsel (Perseroda) dengan asas proporsional untuk penguatan modal usaha mikro, kecil, dan menengah; pemberian kredit usaha rakyat dalam penciptaan lapangan kerja; dan kegiatan pemberian kredit yang mempunyai dampak langsung kepada masyarakat dan/atau pelaku usaha menengah kebawah.
3. Mekanisme, prosedur, pencairan, dan pertanggungjawaban pelaksanaan penyertaan modal diatur dalam Peraturan Bupati.
4. Bupati melaksanakan pengawasan atas penyertaan modal dan menunjuk pejabat untuk mewakili rapat umum pemegang saham.