Peraturan Daerah ini menetapkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Kuningan untuk Tahun Anggaran 2012. APBD terdiri dari pendapatan daerah sebesar Rp. 1.251.972.358.116,75 dan belanja daerah sebesar Rp. 1.266.198.153.415,75, sehingga terdapat defisit sebesar Rp. (14.225.795.299,00). Pembiayaan daerah mencakup penerimaan sebesar Rp. 26.925.795.299,00 dan pengeluaran sebesar Rp. 12.700.000.000,00, menghasilkan pembiayaan neto sebesar Rp. 14.225.795.299,00. Pendapatan daerah terdiri dari Pendapatan Asli Daerah (PAD), Dana Perimbangan, dan lain-lain pendapatan daerah yang sah. Belanja daerah terdiri dari belanja tidak langsung dan belanja langsung. Pembiayaan daerah mencakup penerimaan dari Sisa Lebih Perhitungan Anggaran Tahun Anggaran sebelumnya (SiLPA) dan pengeluaran untuk pembentukan Dana Cadangan serta penyertaan modal (investasi) Pemerintah Daerah. Dalam keadaan darurat, Pemerintah Daerah dapat melakukan pengeluaran yang belum tersedia anggarannya, yang akan diusulkan dalam rancangan peraturan daerah perubahan APBD. Uraian lebih lanjut mengenai APBD tercantum dalam lampiran yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Peraturan Daerah ini. Bupati menetapkan Peraturan tentang Penjabaran Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah sebagai landasan operasional pelaksanaan APBD.